Agriculture Drone Era : Kuatnya Peran Drone di Bidang Pertanian

Agriculture Drone Era : Kuatnya Peran Drone di Bidang Pertanian

Agriculture drone dikenal sebagai salah satu dari sekian jenis alat modern di bidang pertanian. Demi mencapai ketahanan pangan yang stabil, berkelanjutan, dan modern maka bidang pertanian harus menerapkan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan produksi. Selain itu, teknologi turut memberikan informasi yang lebih akurat dan meminimalisir kerusakan lingkungan. Tidak heran apabila banyak orang akhirnya beralih menggunakan alat modern, salah satu yang sering digunakan adalah drone.

(Agriculture drone mempermudah pekerjaan manusia / Gambar : wikipedia)

(Agriculture drone mempermudah pekerjaan manusia / Gambar : wikipedia)

Apa itu Drone?

Unmanned aerial vehicles (UAV), atau yang sering dikenal sebagai drone adalah pesawat nirawak yang memiliki berat -+ 20 Kg, dikendalikan dari jauh menggunakan remote / komputer, dan jenisnya ada banyak. Berdasarkan jumlah baling-balingnya, drone terbagi menjadi 5 macam : two copter (2 baling), tricopter (3), quadcopter (4), hexacopter (5), dan octocopter (6). Masih banyak orang yang menganggap menerbangkan drone sebatas hobi dan kesenangan saja, padahal teknologi drone telah dikembangkan untuk memudahkan berbagai pekerjaan manusia. Misalnya, sinematografi drone mengoptimalkan penggunaan kamera untuk menangkap dan merekam gambar. Sudah banyak film yang produksinya memanfaatkan penggunaan drone. Alhasil, kemampuan drone semakin diakui dan dikembangkan untuk tugas yang berbeda-beda.

(Gambar : EqualOcean)

(Gambar : EqualOcean)

Drone untuk Pertanian

Agriculture drone era dapat kita maknai sebagai “ini zamannya drone untuk pertanian!”, mengapa bisa begitu? Pertama, dapat kita tinjau dari sisi fitur : sistem navigasi, perangkat perekam seperti kamera, infrared, dan berbagai sensor yang dimiliki drone sangat berguna untuk pertanian. Drone juga dapat mengoleksi raw data yang kemudian diolah menggunakan algoritma menjadi informasi yang berguna. Kemampuan tersebut kemudian diaplikasikan untuk melakukan hal-hal berikut ini :

  • Mengidentifikasi Kesuburan Tanah

Kondisi kandungan tanah dapat ditinjau saat menggunakan citra, jika satu area dideteksi kekurangan zat hara, maka saat pemberian pupuk urea tersebut harus dioptimalkan. Selain itu, identifikasi kesuburan tanah menghindari Anda dari kegagalan panen.

  • Mengidentifikasi Gulma

Gulma merupakan tumbuhan liar yang kehadirannya dianggap mengganggu pertumbuhan tanaman. Biasanya gulma tumbuh di sekitar tanaman produksi dan harus segera dipangkas. Sama halnya dengan kesuburan tanah, drone menggunakan citra untuk mengidentifikasi keberadaan gulma.

  • Mendeteksi Fungsi Pengairan
BACA  Mengapa Harus Menggunakan Jasa Pemetaan, Inspeksi dan Survey Drone

Irigasi merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari sistem pertanian. Sukses tidaknya hasil produksi ditentukan juga dari asupan air. Drone juga dapat mendeteksi wilayah mana saja yang kekurangan air.

  • Penyemprotan Pestisida

Drone sprayer turut mempermudah kita dalam menyemprotkan nutrisi / pestisida ke area tanaman. Penyemprotan yang dilakukan cenderung hemat, cepat, dan merata.

Teknologi Drone dari Indonesia

Indonesia sebagai negara agraris telah mengikuti perkembangan teknologi pertanian yang ada di negara lain seperti penggunaan drone lokal yang diproduksi oleh Fulldronesolutions. Drone ini dapat membantu untuk menghemat biaya operasional hingga 25%. Drone jenis Ferto ini dapat mengangkut beban cairan hingga 5-15 kg. Dengan kemudahan dalam mengoperasikan drone yang akan dibantu oleh tim teknis handal serta service dan maintenance dalam negeri, tentu akan mempermudah untuk membantu petani meningkatkan efisiensi pertaniannya. Mau tau lebih lanjut terkait drone Ferto? Silahkan kunjungi website fulldronesolutions

EdukasiTeknologi PertanianUncategorized

dronedrone pertanianteknologi pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.