Fermentasi : Bioteknologi di Bidang Pertanian yang bermanfaat

(Berbagai olahan yang dihasilkan dari fermentasi / Gambar : flix.com)

(Berbagai olahan yang dihasilkan dari fermentasi / Gambar : flix.com)


Fermentasi : Bioteknologi di Bidang Pertanian yang bermanfaat

Bioteknologi di bidang pertanian, khususnya fermentasi, telah menghasilkan berbagai makanan dan minuman yang sering kita santap. Makanan fermentasi dihasilkan dari proses olahan bakteri, ragi, dan jamur yang merubah karbohidrat menjadi asam laktat. Proses tersebut pada akhirnya menghasilkan beberapa makanan dan minuman yang sering kita temui sehari-hari. Contoh makanan hasil fermentasi adalah :

  • Tahu dan Tempe
  • Yogurt
  • Tape, Brem
  • Kecap
  • Tauco
  • Tempoyak
(Berbagai olahan yang dihasilkan dari fermentasi / Gambar : flix.com)

(Berbagai olahan yang dihasilkan daribioteknologi dibidang pertanian menggunakan fermentasi / Gambar : flix.com)

Sejarah Fermentasi

Sejarah awal fermentasi diawali oleh bangsa Sumeria dan Babilonia Kuno yang terbiasa mengkonsumsi dan membudidayakan anggur merah. Bahkan asam soda kue sudah diproduksi selama hampir 4000 tahun sebelum Masehi oleh Bangsa Mesir. Metode fermentasi lebih cepat apabila dibantu dengan beberapa bantuan mikroorganisme seperti : bakteri, protozoa, jamur, atau kapang.

Untuk melewati fase fermentasi, maka dibutuhkan fermentor untuk melakukannya. Fermentor adalah tempat dengan kondisi tertentu yang diatur supaya mikroba dapat menghasilkan metabolit, enzim, dan biomassa. Tahap fermentasi secara singkat melalui beberapa proses, termasuk memberdayakan mikroba tertentu dengan mikroba yang lain. Jenis-jenis fermentasi berdasarkan hasil yang diperoleh ada dua macam, homofermentatif dan heterofermentatif. Homofermentatif merupakan fermentasi yang hanya menghasilkan asam laktat sedangkan heterofermentatif menghasilkan asam laktat dan etanol. Singkatnya, fermentasi memaksimalkan fungsi mikroorganisme dalam makanan.

Beberapa manfaat yang kita dapatkan saat menerapkan fermentasi adalah :

  • Kandungan nutrisi yang meningkat
  • Menjadikan makanan lebih awet dan tahan lama
  • Kualitas makanan lebih menyehatkan

Sedangkan saat kita rutin mengkonsumsi makanan berfermentasi, manfaat berikut akan kita peroleh :

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Sistem probiotik yang terkandung dalam makanan fermentasi memberikan ketahanan dan imunitas yang baik, salah satunya terhadap sistem pencernaan manusia. Terlebih saat ini tengah dihadapkan dengan situasi pandemi, penting bagi Anda untuk meningkatkan imunitas tubuh. Yogurt, kimchi, dan tempe dapat menjadi pilihan untuk variasi makanan Anda.

Menjaga kesehatan Pencernaan

Keunggulan probiotik lainnya adalah melindungi pencernaan Anda dari berbagai masalah. Banyak orang kemudian mengeluh karena kehilangan tenaga bahkan dehidrasi saat mengalami diare atau susah buang air besar. Nah, untuk mengatasi permasalahan tersebut, ada baiknya kalian mengkonsumsi yogurt atau minuman berfermentasi yang mengandung prebiotik.

Tinggi Protein dan Kalsium
(Tahu dan tempe hasil bioteknologi fermentasi / Gambar : Hipwee)

(Tahu dan tempe hasil bioteknologi di bidang pertanian / Gambar : Hipwee)

Apakah kalian suka mengkonsumsi tahu dan tempe? Selamat! Kalian telah mengkonsumi banyak sumber gizi dan manfaat karena mengkonsumsi makanan tersebut. Tahu dan tempe merupakan makanan fermentasi yang digemari banyak orang di berbagai kalangan. Selain enak dan murah, keduanya mengandung tinggi protein dan kaya akan kalsium.

Bioteknologi di bidang pertanian memang memberikan segudang manfaat. Sejak dulu hingga proses fermentasi selalu diandalkan dan menciptakan berbagai makanan dan minuman yang selama ini kita konsumsi.

BACA  Inovasi Teknologi Pertanian Modern Menggunakan Sistem Hidroponik NFT

EdukasiPertanian

bioteknologiTeknologiteknologi pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.