Jangan Panik! Ini yang Harus Anda lakukan Saat Drone Jatuh

drone jatuh saat terbang (gambar : SharonFoelz)

drone jatuh saat terbang (gambar : SharonFoelz)


Jangan Panik! Ini yang Harus Anda lakukan Saat Drone Jatuh

Drone crash adalah kondisi dimana drone jatuh karena menabrak benda-benda penghalang seperti; pagar, pohon, tiang, atau antena rumah. Kondisi drone jatuh bisa terjadi kapan pun, salah satunya disebabkan ketidaktelitian drone controller saat preflight. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menerbangkan drone; apakah rotor / propeller drone dalam kondisi sempurna–tidak lecet, tidak bengkok, dan tidak terkikis? apakah baterai sudah terisi penuh? Minimal presentase baterai harus menyentuh angka 30%. Belum lagi untuk memeriksa kondisi cuaca–apakah nanti akan ada hujan atau badai, hal sepele seperti ini pun harus diperhatikan saat preflight untuk menghindari drone jatuh.

Pengecekan Drone Untuk Hindari Drone Jatuh (Gambar : Stillwater News)

Pengecekan Drone Untuk Hindari Drone Jatuh (Gambar : Stillwater News)

Jika Drone Kamu Sudah Terlanjur Jatuh

Segera matikan drone, remote controller, lepaskan rotor (baling-baling) dan baterai. Sesuai dengan saran saat preflight, terlebih dahulu Anda harus menyiapkan beberapa alat reparasi. Saat melepas baling-baling, gunakan kapas yang sudah dibasahi alkohol untuk membersihkan sisa kotoran seperti pasir dan benda kecil lainnya (gunakan kompresor udara untuk memastikan tidak ada yang tersisa dan benar-benar bersih) kemudian periksa pergerakan drone gimbal, adakah bagian yang rusak atau bengkok. Begitu juga pada kamera, pastikan tidak ada kerusakan maupun kabel yang renggang atau longgar. Selanjutnya, periksa bagian baterai dan baling-baling–adakah keduanya mengalami kerusakan seperti retak dan terkikis? Jika ada, segera ganti dengan yang baru. Periksa juga apakah penyangga gimbal sudah terpasang dengan benar dan periksa seluruh bagian drone dengan teliti, termasuk bagian landing gear-nya. Beberapa bagian kecil seperti baut juga harus diperhatikan, adakah yang terlepas atau semuanya tetap terpasang utuh.

drone jatuh saat terbang (gambar : SharonFoelz)

Drone Jatuh Saat Terbang (Gambar : SharonFoelz)

Jika hal-hal di atas sudah dilakukan, pasang kembali baterai dan nyalakan drone di atas permukaan yang rata. Jangan lupa untuk menyalakan kalibrasi kompas dan kalibrasi IMU, perhatikan seluruh gerakan drone gimbal saat drone dalam posisi diam, terus ulangi hingga gerakan terlihat normal ketika motor dinyalakan tanpa baling-baling. Kemudian sebaliknya, saat baling-baling dipasang kembali pastikan apakah drone menunjukkan tanda kerusakan atau tidak. Terbangkan terus dan amati apakah drone menunjukkan tanda-tanda tidak normal. Saat terbang, cobalah untuk merekam video dan melakukan gerakan dasar ; maju, mundur, bergerak ke kiri-kanan-atas-bawah, kemudian lihat hasil video apakah stabil atau tidak. Langkah terakhir, terbangkan drone ke arah lebih tinggi, hindari daerah permukaan air dan pastikan drone Anda masih berfungsi dengan baik.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

BACA  Membuat Drone dengan Arduino : Mengenal Arduino, Si kecil Yang Bermanfaat

EdukasiTeknologi DroneTips

dronedrone jatuhpenyebab drone jatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.