Masalah pertanian contoh di era modern indonesia penanganan dengan drone

masalah pertanian 2020

Berikut adalah daftar masalah pertanian di era modern yang saat ini sering kita jumpai di indonesia.

  • Tren dan aktivisme konsumen
  • Daya saing komoditas dan rantai nilai
  • Lingkungan investasi dan keuangan
  • Tingkat dan dampak perkembangan teknologi
  • Meningkatnya regulasi sistem pangan pertanian: ketidakpastian kebijakan
  • Perubahan iklim, ketersediaan air, dan kekeringan
  • Penggunaan lahan dan air yang berkelanjutan dan produktif
  • Manajemen sisi permintaan (perjanjian perdagangan, dll.)
  • Keamanan hayati (biji-bijian dan minyak sayur, buah, unggas, daging merah, dll.)
  • Tenaga dan tenaga terampil, pendidikan dasar
  • Keruntuhan infrastruktur di daerah pedesaan
  • Keselamatan dan keamanan di pertanian

Faktor yang mempengaruhi pertanian ( secara singkat )

Tren konsumen: Dia menekankan bahwa tren dan aktivisme konsumen membentuk cara makanan diproduksi, misalnya, terkait dengan kesejahteraan hewan, input yang digunakan dalam produksi primer dan bahan-bahan yang digunakan dalam pemrosesan.

Perubahan iklim: Purchase mengatakan bahwa ada kekhawatiran atas manajemen bencana di negara ini, terutama ketika terjadi kekeringan.

Masalah hama:  

Hama dan penyakit pada tanaman merupakan salah satu kendala yang sangat mengganggu dalam usaha pertanian.

Serangannya pada tanaman dapat datang secara mendadak dan dapat bersifat eksplosif (meluas) sehingga dalam waktu yang relatif singkat seringkali dapat mematikan seluruh tanaman dan dapat menimbulkan gagal panen (puso).

Akibat serangan hama, produktivitas tanaman menjadi menurun, baik kualitas maupun kuantitasnya.

Oleh karena itu kehadirannya perlu dikendalikan, apabila populasinya di lahan telah melebihi batas ambang ekonomi (AE).

Petani terus berfikir bagaimana cara mengendalikan tanaman dari gangguan hama dan penyakit.

Tidak sedikit para petani masih tergantung kepada pestisida kimia untuk mengendalikan hama dan penyakit.

Selain yang harganya mahal, pestisida kimia juga banyak memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Permasalahan Air (irigasi )

Krisis air dunia saat ini sudah masuk pada tahap genting. Satu dari empat orang di dunia kekurangan air minum dan satu dari tiga orang tidak mendapat sarana sanitasi yang layak.

Menjelang tahun 2025, sekitar 2,7 milyar orang atau sekitar sepertiga populasi dunia akan menghadapi kekurangan air dalam tingkat yang parah.

Karena itu, harus ada upaya segera untuk menemukan solusi menghadapi hal ini.

Aksi penanganan masalah tersebut harus diprioritaskan pada empat hal, yaitu membangun etika baru soal air, menetapkan pendanaan, meningkatkan pengelolaan air untuk keamanan dan perdamaian dunia, serta memprioritaskan perhatian pada negara-negara berkembang. Demikian disampaikan Presiden World Water Council Dr. Mahmoud Abu Zied dalam sambutannya pada pembukaan Forum Ketiga Air Dunia di Kyoto, Jepang hari Minggu, 16-23 Maret 2003.

Forum Air Dunia yang dilaksanakan di tiga kota yaitu Kyoto, Shiga dan Osaka itu, akan menampilkan sekitar 3000 presentasi dari 160 topik tentang aksi yang telah dilakukan stakeholder untuk menghadapi krisis air. Pertemuan internasional ini dihadiri sekitar 5.740 peserta dan lebih dari 1.300 wartawan media cetak dan elektronik.

Teknologi dalam pertanian modern untuk mengatasi masalah pertanian

Manfaat Kemajuan Teknologi Pertanian untuk Para Petani

1. Memperoleh Benih Unggul

Teknologi pertanian terbaru tidak lepas dari perusahaan penghasil benih, dengan melibatkan alat teknologi penghasil benih modern diharapkan akan menghasilan produk benis yang modern.

Misalnya seperti jagung hibrida sebagai benih yang terproduk dengan bantuan perkembangan teknologi pertanian.

Karakter jagung hibrida ini nantinya memiliki kualitas yang baik, kualitas tonggol yang unggul, dan biji jagung yang semakin banyak.

2. Menghasilkan Pupuk Kimia Terbaik

Perusahaan pupuk kimia dan obat pertanian kini menggunakan teknologi modern untuk menghasilkan kualitas pupuk kimia dan obat pertanian terbaik.

Dengan menggunakan pupuk tersebut, tentu kualitas hasil panen pun akan semakin meningkat.

Omset petani akan bertambah, konsep pemerintah tentang memanusiakan petani akan segera terwujud, derajat petani akan naik, dan petani akan naik kelas sosial di masyarakat.

3. Adanya Alat Pertanian Modern

Alat pertanian memiliki pengaruh besar dalam produktivitas produk yang dihasil dari bertani.

Penggunaan alat yang canggih pun akan berpengaruh pada kegiatan bercocok tanam, sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat yang tentunya hasil panin pun akan lebih banyak.

Selain lebih cepat, tenaga yang digunakan pun tidak akan sebesar penggunaan alat yang tradisional jika dilakukan dengan teknologi pertanian terbaru.

4. Meningkatkan pendapatan petani

Dengan adanya teknologi yang berperan penuh dalam pertanian, tentu akan berpengaruh juga pada pendapatan petani.

Seperti halnya penggunaan benih unggul yang akan menghasilkan padi yang berkualitas serta jumlah yang dihasilkan dari setiap tungkai nya pu akan lebih banyak dari biasanya.

Dengan demikian hasil panen yang didapatkan dari penggunaan benih unggul akan meningkatkan nilai jual dari biasanya.

Jasa pemasaran digital

Artikel pertanian modern

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Show Buttons
Hide Buttons