(Alat pertanian modern)

(Alat pertanian modern)


Mengenali Berbagai Mesin Pertanian yang Unik Sekaligus Modern

Mesin pertanian dari tahun ke tahun mengalami banyak perkembangan dan perubahan. Mengingat pertanian adalah bidang yang diandalkan untuk memperkuat ketahanan pangan, penting bagi kita, khususnya yang bekerja di ranah pertanian untuk mengenal berbagai alsintan (alat mesin pertanian) yang jenis dan fungsinya beraneka-ragam. Pengetahuan tersebut akan berguna untuk memaksimalkan pemakaian teknologi dan produksi bahan pangan. Kira-kira, alsintan apa saja harus kita kenali di zaman yang modern ini?

Fog Harvesting / Alat Pemanen Kabut
(alat pemanen kabut atau fog harvesting. / gambar : ekuatorial.com)

(alat pemanen kabut atau fog harvesting. / gambar : ekuatorial.com)

Tahukah kalian bahwa kita dapat memanen kabut? Ya, betul! Alat tersebut memiliki kemampuan untuk merubah kabut menjadi uap air. Ide sang penemu alat bermula dari kekeringan yang sering menimpa aliran irigasi. Penemu merupakan sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang memanfaatkan prinsip kondensasi : kabut yang berupa uap air ditangkap menggunakan fog harvesting, yang kemudian ditransformasikan menjadi air. Alat tersebut sangat cocok digunakan di dataran tinggi yang memiliki kapasitas kabut hingga siang hari.

Encomotion / Alat Irigasi Pintar
(Sumber gambar : lpik.itb.ac.id)

(Sumber gambar : lpik.itb.ac.id)

Encomotion diciptakan oleh sekelompok peneliti dari IPB yang memiliki kemampuan peka terhadap lingkungan sekitar. Kepekaan tersebut berasal dari sensor yang dapat mendeteksi kebutuhan air suatu lahan. Encomotion sangat berguna untuk menghindari kerusakan tanaman karena kelebihan atau kekurangan kadar air. Menurut Blog Tanijoy, alat tersebut sudah diuji coba di Ciwidey, Bandung, dan terbukti meningkatkan produksi kentang menjadi tiga kali lipat lebih banyak. Alat ini diharapkan dapat membantu para petani lokal untuk meningkatkan produksi di setiap lahan yang mereka olah.

Drone Sawah
Drone Pertanian Ferto 15 FDS (sumber : Fulldronesolutions.com)

Drone Pertanian Ferto 15 FDS (sumber : Fulldronesolutions.com)

Tidak hanya untuk keperluan fotografi dan sinema, drone ternyata turut dikembangkan untuk bekerja di sawah. Beberapa fungsi yang mencolok pada drone agriculture adalah kemampuannya dalam melakukan pemetaan dan penginderaan jarak jauh. Kemampuan seperti : mengidentifikasi kesuburan tanah, aliran irigasi, identifikasi tanaman yang sehat/buruk, serta kemampuan untuk melakukan spraying menjadi salah satu fitur andalan drone sawah. Selain itu, untuk menyirami lahan seluas 1 hektar, drone sawah hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit—sangat jauh dibandingkan dengan sprayer pertanian yang membutuhkan waktu lebih lama. Kapasitas untuk membawa cairan pestisida/pupuk pun terbilang lebih besar, Anda tidak perlu khawatir karena cara tersebut jauh lebih efisien daripada cara konvensional. Bagi Anda yang ingin mengoptimalkan produktivitas pertanian, ada baiknya menggunakan drone sawah sebagai alsintan pilihan.

Di Indonesia, salah satu perusahaan lokal yang memproduksi drone berkualitas adalah Fulldronesolutions yang mengeluarkan seri Drone Ferto 5 dan 15. Drone ini dapat membantu untuk menghemat biaya operasional hingga 25%. Drone jenis Ferto ini dapat mengangkut beban cairan hingga 5-15 kg. Dengan kemudahan dalam mengoperasikan drone yang akan dibantu oleh tim teknis handal serta service dan maintenance dalam negeri, tentu akan mempermudah untuk membantu petani meningkatkan efisiensi pertaniannya. Mau tau lebih lanjut terkait drone Ferto? Silahkan kunjungi website fulldronesolutions.

BACA  Akuaponik : Teknologi Pertanian Sederhana yang Menggunakan Berbagai Jenis Ikan

EdukasiTeknologi Pertanian

dronedrone pertanianfertomodernteknologi modern pertanianteknologi pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.