Pertanian Terpadu di Indonesia | Untuk Tahun 2020


Pertanian terpadu daftar konten :


Definisi Pertanian Terpadu

Pertanian Terpadu Definisi

Pertanian terpadu adalah satu sistem yang berjalan dengan cara menggunakan ulang dan mendaur ulang media pertanian, melibatkan tanaman dan hewan sebagai mitra, menciptakan suatu ekosistem yang meniru cara alam bekerja.

Satu praktek budidaya aneka tanaman/aneka kultur yang beragam dimana output dari salah satu budidaya menjadi input kultur lainnya sehingga meningkatkan kesuburan tanah dengan tindakan alami menyeimbangkan semua unsur hara organik yang pada akhirnya membuka jalan untuk pertanian organik ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pertanian pada hakekatnya mampu menjaga keseimbangan ekosistem di dalamnya sehingga aliran nutrisi (unsur hara) dan energi terjadi secara seimbang. Keseimbangan inilah yang akan menghasilkan produktivitas yang tinggi dan keberlanjutan produksi yang terjaga secara efektif dan efisien.

Penerapan pertanian terpadu pada dasarnya adalah mengoptimalkan pemanfaatan seluruh potensi sumber daya yang ada. Sehingga, terjadi hubungan timbal balik secara langsung antara lingkungan biotik dan abiotik dalam ekosistem lahan pertanian.

Terdapat keterkaitan ynag tidak bisa dipisahkan bagi setiap komponen kegiatan dalam perrtanian terpadu. Keterkaitan ini membentuk sistem yang terstruktur, sehingga terdapat siklus yang membuat hasil dari kegiatan ini menjadi optimal.

Komponen Pertanian Terpadu

  • Tanaman
  • Peternakan
  • Perikanan
  • Manusia

Ruang Lingkup Petanian Terpadu

  • Sistem Produksi
  • Ekonomi
  • Lingkungan
  • Sistem Energi
  • Sumber Daya Manusia

Penjelasan masing-masing

Ruang Lingkup Pertanian Terpadu – Sistem produksi

Pada pertanian terpadu mencakup kegiatan budidaya tanaman serta kegiatan bidang peternakan dan perikanan.

Sistem ini saling terkait satu sama lainnya sehingga tidak banyak menyisakan limbah karena sisa produksi dapat termanfaatkan dibidang lainnya. Sistem produksi dalam pertanian terpadu merupakan sistem yang cukup efektif dan efisien.

Ruang Lingkup Pertanian Terpadu – Ekonomi

Melalui sistem terpadu biaya input lebih rendah dibandingkan sistem lainnya sehingga lebih menguntungkan petani karena dalam dalam sistem terpadu juga diterapkan pertanian organik yang meminimalkan penggunaan bahan kimia yang dapat menambah daftar anggaran petani.

Ruang Lingkup Pertanian Terpadu –  Lingkungan

Penerapan sistem pertanian terpadu lebih ramah lingkungan karena dibarengi dalam menerapkan sistem ini sedikit digunakan bahan kimia yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.

Penggunaan bahan kimia biasanya terjadi pada proses budidaya tanaman seperti pupuk maupun pestisida namun disini pupuk dapat diperoleh secara organik dari limbah ternak maupun sisa tanaman yang terdekomposisi menjadi kompos.

Ruang Lingkup Pertanian Terpadu –  Sistem Energi

Selain hasil produksi berupa hasil pertanian dari berbagai bidang, pertanian terpadu juga dapat menghasilkan sumber energi alternatif seperti biogas yang dpaat digunakan untuk keperluan rumah tangga maupun sebagai sumber energi listrik.

Ruang Lingkup Pertanian Terpadu –  Sumber Daya Manusia

Kesejahteraan sumber daya manusia menjadi salah satu ruang lingkup penting bagi pertanian terpadu karena sebagai stakeholder yang menjalankan sistem, manusia dengan pengetahuan yang dimilki dapat membuat inovasi terhadap sistem yang telaha da dan mengontrol jalannya sistem pertanian ini sehingga mamou menghasilkan produksi yang optimal serta menguntungkan.

Manfaat Pertanian Terpadu

manfaat sistem pertanian terpadu

  • Peningkatan Produktivitas
    adalah salah satu manfaat terpenting dari sistem pertanian terintegrasi. Dengan meningkatkan produktivitas berarti bahwa hasil ekonomi meningkat per satuan luas per unit seiring waktu karena intensifikasi tanaman dan perusahaan pertanian sekutu.
  • Faktor Profitabilitas juga meningkat dengan meningkatnya produktivitas. Ini karena kami menggunakan bahan limbah atau produk sampingan dari satu perusahaan sebagai input ke perusahaan pertanian lainnya.
  • Keselamatan Lingkungan dijamin dalam pendekatan ini. Bagaimana? Karena pertanian terpadu menggunakan bahan limbah dari satu perusahaan sebagai input ke dalam fungsi produksi dari jenis perusahaan lain, maka polusi limbah diminimalkan dan karenanya keamanan lingkungan terjamin.

Kendala dalam Menjalankan Sistem Pertanian Terpadu

  1. Kepemilikan lahan petani rata-rata tidak luas dan tidak meyatu.
  2.  Modal kerja awal yang dimiliki tidak besar.
  3. Belum memiliki akses modal dan pasar.
  4. Masih bekerja secara individu, belum berkelompok sehingga dengan keterampilan yang terbatas.

Upaya Meminimalisasi Hambatan

  • Bekerjasama dengan pemilik lahan di sekitarnya untuk merealisasikan pertanian terpadu dan berkelanjutan dalam area yang cukup, semakin luas semakin bagus.
  • Melakukan joint modal kerja.
  • Melakukan terobosan pasar dengan mengikuti pasar lelang, pameran dan menjajakan komoditas.
  • Menggalakkan pelatihan-pelatihan tentang penggunaan teknologi tepat guna, pertanian organik, serta upaya mendukung pengurangan efek pemanasan global.
  • Berupaya menertibkan administrasi mulai perjanjian kerja sama, recording ternak, tanaman dan sebagainya, termasuk menghargai setiap individu yang terlibat dengan mengkonversikan ke dalam biaya tenaga kerja. Point nomer 4 merupakan pendukung, namun sangat penting untuk memperlancar kerja sama.

 

Artikel bermanfaat lainya 

 

Artikel pertanian moderncontoh inovasi pertanian

artikel pertanian moderncontoh inovasi pertanianmakalah teknologi pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Show Buttons
Hide Buttons